
Muslimah Cantik, Bermahkota Rasa Malu
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: إنَّ لِكُلِّ دِينٍ خُلُقًا ، وَإنَّ خُلُقَ الإسْلاَمِ الحَيَاء “Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: إنَّ لِكُلِّ دِينٍ خُلُقًا ، وَإنَّ خُلُقَ الإسْلاَمِ الحَيَاء “Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: اِرْفَقْ بِالْقَوارِيْرِ “Lembutlah kepada gelas-gelas kaca (maksudnya para wanita).” (HR. Bukhari, no. 5856; Muslim, no. 2323) Sudah menjadi rahasia umum

Islam selalu memberikan petunjuk yang baik bagi umatnya, bahkan mengenai waktu bangun tidur yang paling baik. Islam menganjurkan untuk bangun pagi secara rutin. Berikut adalah

عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ – رضي الله عنه – قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم : مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ, فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ

Traktir, merupakan sebuah kata yang mungkin sering Kamu dengar dari seorang teman dan kerabat terdekat mu. Dalam islam ternyata mentraktir teman adalah sebuah ibadah yang

Allah Ta’ala berfirman, اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفاً وَشَيْبَةً يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُ

Dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, حُفَّتِ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ وَحُفَّتِ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ “Surga itu diliputi perkara-perkara yang dibenci (oleh jiwa) dan neraka itu diliputi perkara-perkara

للصائم فرحتان، فرحة عند فطره، وفرحة عند لقاء ربه “Bagi orang yang melaksanakan puasa ada dua kebahagiaan; kebahagiaan ketika berbuka, dan kebahagiaan ketika bertemu dengan

Allah Subhanahu wata’ala berfirman: قُلْ يَا عِبَادِ الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا رَبَّكُمْ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗ وَأَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةٌ ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى

Tanda Allah Memuliakan seorang hamba Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata :”Jika Allah memuliakan seorang hamba, maka Allah akan menyibukkannya dalam ketaatan-Nya.” Syarh al-Aqidah ath-Thahawiyyah,hlm.112

Ada 2 sebab Allah tidak menurunkan adzab bagi umat manusia ketika di dunia. Sebab pertama telah tiada, sebab kedua, masih ada hingga akhir zaman. Allah

TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN. Al – Imam Ibnu Rajab Al – Hanbaly Rahimahullah Berkata, : لو لم يعظ إلا معصوم من